Senin, 11 April 2016

Kho Ping Hoo - BKS#13 - Suling Naga

Kho Ping Hoo - BKS#13 - Suling Naga
 Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1Suling Naga

Seri : Bu Kek Siansu #13

Karya : Asmaraman S Kho Ping Hoo

Penilaian, dalam bentuk apapun juga, tentu dipengaruhi suka dan tidak suka dari si penilai. Dan perasaan suka atau tidak suka ini timbul dari perhitungan rugi untung. Kalau si pe­nilai merasa dirugikan, lahir maupun batin, oleh yang dinilainya, maka perasaan tidak suka karena dirugikan ini yang akan menentukan penilaiannya, tentu saja hasil penilaian itu adalah buruk. Sebaliknya, kalau merasa diuntungkan lahir maupun batin, timbul perasaan suka dan hasil penilainnya tentu baik. Penilaian menimbulkan dua sifat atau keadaan yang berlawanan, yaitu baik atau buruk. Tentu saja baik atau buruk itu bukan sifat aseli yang dinilai, melainkan timbul karena keadaan hati si penilai sendiri.

Agaknya belum pemah ada kaisar atau orang biasa siapapun juga yang dinilai baik oleh orang seluruh dunia. Kaisar Kian Liong, seperti dapat dilihat dalam catatan sejarah, adalah seorang kaisar yang terkenal berhasil dalam memajukan kebesaran pemerintahannya. Namun, diapun menjadi bahan penilaian rakyat dan karena itu, tentu saja diapun memperoleh pendukung dan juga memperoleh penentang. Seperti dalam pemerintahan kaisar-kaisar terdahulu, dalam pemerintahan Kian Liong i
... baca selengkapnya di Kho Ping Hoo - BKS#13 - Suling Naga Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 31 Maret 2016

Kekuatan dari Sifat Hati-hati

Kekuatan dari Sifat Hati-hati Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kerap kali kita mendengar kata “hati-hati” diucapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Seorang ibu yang melepas kepergian anaknya ke sekolah dengan ucapan “hati-hati”. Seorang istri yang melepas sang suami untuk bekerja dengan ucapan “hati-hati” pula. Sepele memang. Kadang kita tidak begitu memperhatikan. Kata “hati-hati” dianggap sebagai pelengkap kalimat perpisahan saja. Padahal “hati-hati” mengandung makna yang sangat dalam. Karena jika ingin hidup kita sukses dan bahagia, sifat berhati-hati adalah juga salah satu faktor penentunya.

Kita tentu mendengar dan melihat berita-berita tentang musibah yang menimpa orang-orang di sekitar kita. Biasanya berawal dari keteledoran atau ketidakhati-hatian. Rumah yang terbakar karena lupa mematikan kompor, anak balita yang tersiram air panas karena lupa tidak menaruhnya di tempat yang aman, remaja yang bersahabat dengan narkoba karena mudah terpengaruh dan tidak hati-hati memilih teman. Demikian juga pejabat yang ditangkap KPK. Ini bukan karena ia tidak hati-hati dalam melakukan korupsi sehingga ketahuan, tapi karena ia teledor terhadap hidupnya sendiri, yaitu tidak berhati-hati untuk menjauhi segala kecurangan. Betapa kehati-hatian adalah hal yang sangat pent
... baca selengkapnya di Kekuatan dari Sifat Hati-hati Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Minggu, 27 Maret 2016

Membangun Integritas

Membangun Integritas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di sekolah kehidupan saya belajar bahwa setiap orang perlu membangun integritas dirinya, agar ia dimungkinkan membangun integritas kelompok dan organisasi di mana ia berada, yang pada gilirannya dapat pula menyumbang kearah pembentukan integritas masyarakat bangsa. Caranya adalah dengan: pertama, menunjukkan kejujuran dan berani berbicara sesuai kenyataan; kedua, menepati janji atau melakukan apa yang dijanjikan dan tidak membocorkan rahasia; dan ketiga, bertindak konsisten dalam arti menyatukan kata dengan perbuatan.

Di sekolah kehidupan pula saya belajar bahwa secara praktik barangsiapa yang pernah berbohong; atau pernah ingkar janji; atau pernah mengkhianati kepercayaan orang lain, memenuhi syarat untuk disebut munafik. Sebab kawan-kawan muslim mengajarkan kepada saya bahwa tiga ciri manusia munafik adalah: apabila ia berbicara, ia bohong; apabila ia berjanji, ia ingkar; dan apabila ia diberi kepercayaan [amanah], ia berkhianat. Dan saya merasa bahwa penjelasan mengenai tiga ciri kemunafikan itu begitu operasional dan praktis.

Sedemikian operasionalnya pengertian orang munafik di atas, maka setiap orang langsung dapat menjawab apakah ia PERNAH munafik, KADANG-KADANG munafik, SERING munafik, atau SELALU munafik. Ibarat warna, putih seratus perse
... baca selengkapnya di Membangun Integritas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Rabu, 23 Maret 2016

Rumah Tukang Kayu

Rumah Tukang Kayu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi real estate.

Ia menyampaikan keinginannya tersebut pada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.

Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk terakhir kalinya.

Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu. Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segera berhenti. Hatinya tidak sepenuhnya dicurahkan. Dengan ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Ia cuma menggunakan bahan-bahan sekedarnya.

Akhirnya selesailah rumah yang diminta. Hasilnya bukanlah sebuah rumah baik. Sungguh sayang ia harus mengakhiri kariernya dengan prestasi yang tidak begitu mengagumkan.

Ketika pemilik perusahaan itu datang melihat rumah yang dimintanya, ia menyerahkan sebuah kunci rumah pada si tukang kayu. "Ini adalah rumahmu," katanya,
... baca selengkapnya di Rumah Tukang Kayu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu