Rabu, 27 Juni 2012
PLPG ANGKATAN ENAM
Rabu, 13 Juni 2012
Dapatkan 400 Beasiswa ke Australia
Pemerintah RI bekerja sama dengan pemerintah Australia memberikan kesempatan beasiswa pascasarjana (S-2 dan S-3) bagi mahasiswa Sumbar di Australia, untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas sumber daya manusia (SDM).
”Ini program tahunan Australian Development Scholarship (ADS) untuk seluruh warga negara Indonesia. Ada sekitar 400 beasiswa disediakan tahun ini,” kata Scholarship Outreach Officer Kedutaan Australia, Adityo Setiawan ketika berkunjung ke redaksi Padang Ekspres, kemarin (26/3). Rombongan Kedutaan Besar Australia ini diterima Pemimpin Redaksi Padang Ekspres, Montosori.
Siapa pun memiliki kesempatan sama mendapatkan beasiswa tersebut. Syaratnya, memenuhi kriteria yang ditetapkan ADS, lulusan sarjana dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum 2,90, memegang lisensi TOEFL 500, dan melengkapi dokumen yang disediakan panitia.
”Semua biaya ditanggung pemerintah Australia. Mulai dari tiket, pengurusan visa, medical check up, hingga kebutuhan lainnya selama di Australia. Untuk penyandang disabilitas (cacat, red) disediakan biaya untuk pendamping selama mengikuti masa pendidikan,” bebernya.
Adit mengatakan, beasiswa diberikan untuk bidang studi yang menunjang empat indikator pembangunan Indonesia.
Yaitu, pertumbuhan berkelanjutan dan manajemen ekonomi, investasi untuk pembangunan manusia, demokrasi keadilan dan pemerintahan yang baik, dan keamanan dan perdamaian.
Dari kuota 400 beasiswa, sebanyak dua per tiga diberikan untuk PNS dan sepertiga untuk umum. Alumni program ADS 2004, Hasbi menyebut peserta dari Sumbar masih minim mengikuti program itu. Dia mencontohkan pada 2009, hanya dua orang yang ikut, kemudian naik menjadi 10 orang pada 2010, dan turun lagi menjadi 8 peserta pada 2011.
”Jumlah itu masih sedikit, kalau bisa tahun ini dari Sumbar meningkat,” katanya.
Penerima beasiswa lainnya, Antoni Tsaputra mengatakan, kendala utama bagi calon penerima beasiswa adalah melengkapi dokumen. Untuk persyaratan lain, tidak memberatkan calon penerima beasiswa.
Penerima beasiswa lainnya, Antoni Tsaputra mengatakan, kendala utama bagi calon penerima beasiswa adalah melengkapi dokumen. Untuk persyaratan lain, tidak memberatkan calon penerima beasiswa.
Untuk mendapatkan beasiswa tersebut, peserta sudah boleh melakukan pendaftaran dari 12 Maret hingga 17 Agustus. Informasi lebih lanjut bisa mengunjungi situs www.australiaawards.gov.au atau melalui Keduataan Besar Australia. (mg8)
Sumber : http://padangekspres.co.id
Hanya Rp. 100.000,- per botol
Pemesanan
telp/SMS ke 081371430378
Kamis, 07 Juni 2012
SEKRETARIS JENDERAL PBB DARI 1946 SAMPAI SEKARANG
Perserikatan Bangsa-bangsa disingkat PBB adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945. Dalam bahasa Inggris PBB disebut United Nations atau disingkat UN. Sejak didirikan pada tahun 1945 hingga 2011, sudah 193 negara yang bergabung menjadi anggota PBB termasuk Indonesia. Organisasi ini memiliki 6 organisasi utama, yaitu: Majelis Umum, Dewan Keamanan, Sekretariat, Mahkamah Internasional, Dewan Ekonomi dan Sosial, dan Lembaga khusus. Sekretariat PBB dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal PBB dan dibantu oleh sebuah staf pegawai sipil internasional dari seluruh dunia. Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum, setelah direkomendasikan oleh Dewan Keamanan.
Tugas utama seorang Sekretaris Jenderal adalah menyediakan penelitian, informasi, dan fasilitas yang diperlukan oleh badan-badan PBB. Sekretariat juga membawa tugas seperti yang diperintahkan oleh Dewan Keamanan PBB, Majelis Umum PBB, Dewan Ekonomi dan Sosial PBB, dan badan PBB lainnya.Tugas Sekretaris Jenderal lainnya adalah membantu menyelesaikan sengketa internasional, administrasi operasi penjaga perdamaian, menyelenggarakan konperensi internasional, mengumpulkan informasi tentang pelaksanaan keputusan Dewan Keamanan, dan konsultasi dengan pemerintah anggota mengenai berbagai inisiatif. Sekretaris Jenderal dapat mengajukan kepada Dewan Keamanan tentang masalah yang menurutnya bisa mengancam perdamaian dan keamanan internasional.
Daftar Sekretaris Jenderal PBB
Selasa, 05 Juni 2012
INFO PLPG ANGKATAN IV

Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Angkatan III sedang berlangsung. Setelah selesai akan disusul oleh Angkatan IV. PLPG Angkatan IV Kuota Tahun 2012 bagi guru-guru di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat dimulai tanggal 15 Juni 2012 dan berakhir tanggal. 24 Juni 2012.
Untuk mendukung kegiatan PLPG diharapkan Bapak/Ibu untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan Belajar dan mengajar, seperti Silbus, RPP, Bahan Ajar, Alat Peraga dan jangan lupa untuk membawa lap top dan printer ( jangan lupa kertas ya...) bagi yang malas nulis. Bagi Bapak Ibu yang demen nulis bawa kertas double folio secukupnya. Disamping itu persiapkan mental dan fisik sebaik mungkin. Jangan lupa Belajar untuk Uji Kompetensi Akhir.!
Materi Kebijakan Pengembangan Profesi unduh disini
Langganan:
Postingan (Atom)
